Jika kita berbicara mengenai media islam kampus maka kita harus, kudu ataupun wajib melihat lembaga satu-satunya dan juga pertama yang memiliki spesialisasi dalam hal media islam kampus, yaitu NURANIKU (Seharusnya dibacakan dengan diiringi instrument macam petinju akan masuk ring). Baik, ayo serius. Dalam tulisan singkat ini kita akan sedikit dibawa untuk menjelajahi peran dan kebermanfaatan NURANIKU untukmu, ya hanya untukmu. Peran sebuah lembaga pers pada dasarnya adalah memberikan informasi kepada kita sebagai konsumen agar kita bisa mengetahui informasi yang diberikan oleh lembaga tersebut. Oleh karena itu, peran NURANIKU sebagai media islam kampus pada dasarnya adalah sebagai pembawa informasi yang diharapkan informasi tersebut bisa diterima oeh kita. Namun ternyata jika kita melihat slogan yang diusung oleh NURANIKU, yaitu”Sentuhan Jiwa, Penuh Makna” maka peran sesungguhnya dari NURANIKU tidak terbatas pada NURANIKU memberikan informasi mengenai islam lalu kita mengetahui informasi tersebut dansetelah itu kelar peran NURANIKU sebagai lembaga pers islam.
Peran NURANIKU sebagai lembaga pers ternyata lebih berat, atau mungkin bukan lebih berat tetapi lebih mengharapkan konsumennya atau kita sekedar mengerti informasi yang diberikan tetapi agar informasi yang diberikan oleh NURANIKU bisa menyentuh jiwa kita sebagai konsumennya dengan segala hasil karyanya yang penuh makna akan islam sehingga tidak hanya diketahui tetapi dimaknai.
Lingkungan kita saat ini sudah dipenuhi oleh banyak berita-berita ataupun informasi-informasi yang sekarang lebih dikenal sebagai “Junk News” atau berita sampah. Informasi yang diterima oleh masyarakat tidak terlepas dari berita yang tidak penting atau bahkan tidak boleh untuk dikonsumsi. Media saat ini lebih mementingkan bagaimana bisa menghasilkan rupiah dengan informasi yang mereka jual tanpa memperdulikan apa efek yang akan masyarakat terima dari mengkonsumsi informasi tersebut. Media juga menjadi sarana untuk mencuci pikiran masyarakat dengan hal-hal yang bersifat dunia semata, sehingga tidak jarang kita jumpai akibat dari informasi “ngaco” yang diterima oleh masyarakat mengakibatkan timbulnya budaya-budaya yang juga “ngaco”*.
Disinilah peran NURANIKU yang sudah dijelaskan di paragraph kedua tadi hadir untuk memberikan kebermafaatannya pada kita, iya kita. Untuk membersihkan atau setidaknya mengimbangi arus informasi yang beredar disekitar kita dengan informasi-informasi yang seharusnya menjadi wajib dikonsumsi oleh kita. Karena sebagai makhluk Allah yang bernama manusia kita memiliki jiwa yang sudah seharusnya diberikan sentuhan-sentuhan akan kelembutan dari makna islam sebenarnya dan itu merupakan manfaat NURANIKU hadir untuk kita. Namun jika saat ini NURANIKU belum memberikan sentuhan manfaatnya untuk anda, mungkin saatnya anda ikut bergabung untuk memberikan dan mendapatkan manfaatnya. Satu kalimat penutup, NURANIKU untukmu? ya, hanya untukmu. ;)
*Hedonisme, Atheisme, Sekulerisme dan teman-temannya yang menyimpang dari ajaran islam (Afganisme tidak termasuk didalamnya)